25 September, 2010

Polisi Israel Kembali Bentrok Dengan pemuda Palestina di Al Quds


Polisi penjajah Israel membunuh seorang Palestina di sebuah lingkungan Arab di Yerusalem pada hari Rabu, memicu bentrokan antara polisi dan pemuda Palestina, hingga ke dalam kompleks masjid Al-Aqsa.

Polisi mengatakan mereka memasuki alun-alun untuk mendorong pemuda Palestina dalam aksi lempar batu keluar area rembok ratapan Yahudi.

Orang Palestina berlindung masuk ke mesjid, tempat suci Islam ke tiga dan kiblat yang pertama, dan tidak ada laporan tentang korban atau konfrontasi lebih lanjut, seorang jurubicara mengatakan.

Polisi penjajah Israel mengatakan terdapat satu orang Palestina yang meninggal, Samir Serhan, pernah ditahan di masa lalu karena ikut dalam unjuk rasa menentang penjajahan Israel.

Warga Palestina dan para pejabat setempat mengatakan tidak jelas apa penyebab yang memicu kekerasan yang meletus sebelum fajar. Anggota keluarga Serhan mengatakan bahwa Serhan memiliki lima anak.

Kekerasan meletus lagi selama perjalanan pemakaman, dengan para pemuda Palestina melemparkan batu pada mobil polisi dan kendaraan lainnya, menurut seorang fotografer AFP.

Polisi Israel mengatakan dua mobil kendaraan sipil, dan tiga warga Israel telah luka ringan oleh batu.
Israel merebut Yerusalem Timur dan Tepi Barat dari Yordania dalam perang 1967 dan menganggap seluruh kota sebagai ibukota, status yang tidak diakui secara internasional.

Palestina menginginkan Al Quds sebagai ibukota negara mereka saat merdeka.

[muslimdaily.net/alarby]

0 comments: